Satu Emas PON XIX Seharga Rp4,9 Miliar


SAMARINDA – Target mempertahankan posisi 5 Besar di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat tahun 2016 mendatang harus dilalui kontingen Kaltim dengan luar biasa berat, tak hanya dari sisi perjuangan atlet tapi juga financial.
Bagaimana tidak, untuk mendapatkan sekeping medali emas, diperlukan biaya sebesar Rp4,9 miliar. Kok bisa? Lembaga Kajian Olahraga Prestasi (Lekop) Kaltim sudah melakukan penelitian dan kajian mengenai mahalnya kepingan berharga tersebut yang harus didapatkan pada pesta olahraga multieven tingkat nasional empat tahunan tersebut.
Lekop menghitung berdasarkan empat tahun masa persiapan atlet sebelum diterjunkan pada PON 2016 tersebut. “Kami sudah menghitung berapa biaya yang diperlukan kalau atlet harus mendapatkan medali emas. Totalnya Rp4,9 miliar, itu meliputi kebutuhan atlet mulai dari gizi, suplemen, uang saku, try out dan persiapan selama latihan selama empat tahun,” jelas Ketua Lekop Kaltim H Sabran Malisi kemarin.
Selain analisa pembiayaan atlet, Lekop juga telah melakukan kajian yang bisa dijadikan acuan KONI Kaltim dalam kepentingannya mempertahankan prestasi lima besar pada PON 2016. “Dalam kajian kami setidaknya Kaltim membutuhkan perolehan 42 medali emas untuk bisa bertahan di urutan 5 PON XIX mendatang,” katanya lagi.
Menurut Sabran, memang estimasi medali tersebut menurun dari pencapaian tim Kaltim pada PON 2012 di Riau dengan keberhasilannya menempati posisi 5 Besar dengan  45 medali emas. Hal tersebut tidak lepas dari pergeseran kekuatan atlet di semua daerah, dengan mengacu pada data hasil pencapaian kejurnas terakhir. “Banyak faktor yang menjadi penyebabnya, seperti persoalan mutasi atlet potensial di Kaltim, dan paling mencolok adalah berdirinya Provinsi Kaltara, namun bila estimasi 42 emas tersebut bisa tercapai maka Kaltim akan berhasil mempertahankan target lima besar,” ungkapnya.
Dalam hitungan Lekop, dengan estimasi harga mempersiapkan atlet untuk merebut satu emas dalam kisaran Rp5 Miliar, maka persiapan Kaltim mewujudkan target lima besar setidaknya membutuhkan kucuran dana dalam kisaran Rp200 miliar untuk persiapan dalam empat tahun.
“Yang perlu digaris bawahi, harga emas beda dengan harga satu atlet, karena pastinya persiapan KONI Kaltim tidak mungkin hanya dengan 42 orang atlet untuk mewujudkan target lima besar,” tegas Sabran. (top114)


Leave a comment

Your email address will not be published.

*