Rencanakan TC di Tiga Kota

SAMARINDA. Atletik merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) yang diharapkan menjadi lumbung medali bagi kontingen Kaltim di PON XVIII Riau. Saat ini 14 atlet atletik yang akan bertanding di 10 nomor segera memulakan training centre (TC) atau pemusatan latihan daerah (puslatda) desentralisasi mandiri.
Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kaltim Munir Al Habsy kepada Sapos menjelaskan, atlet Kaltim bakal dipusatkan dan berlatih di Komplek Stadion Madya Sempaja. 10 pelatih akan menangani demi meraih medali emas.
10 nomor yang diikuti Kaltim diantaranya nomor lari 100 m putra, 4×400 m putra, 10.000 meter putra dan putri, 5.000 m putri. Kemudian lempar cakram putra, lempar lembing putra, tolak peluru putri, lompat tinggi galah putra dan putri serta dasalomba putra, marathon putri.
Munir menambahkan, atletik Kaltim berpeluang meraih medali di nomor 10.000 dan marathon putri serta dasalomba. Di nomor 10.000, Kaltim mengandalkan Feri Subnefiu dan Gayus Sibuang Mangi di nomor dasalomba. “Kita juga memiliki kans meraih medali emas melalui Sundari di nomor lompat tinggi galah putri,” ungkap Munir.
Demi meraih medali emas PON, PASI berencana menggelar TC di tiga kota terpisah diantaranya Samarinda, Balikpapan dan Pengalengan, Jawa Barat. Pembagian waktu TC tersebut, lanjut Munir, dilakukan Januari mendatang. Dikatakannya lagi, program TC PASI nantinya diselaraskan dengan program KONI Kaltim.
Bahkan tambah Munir, untuk meraih medali emas dia menyarankan try out ke luar negeri khususnya ke kawasan Asean atau Australia. “Saya pikir minimal kami try out ke luar negeri supaya bisa bersaing dengan atlet dari daerah lainnya,” pungkas Munir. (nin)